Selasa, 19 Mei 2015

Headline - 11:00 Bulog 00:01 Riau-Kepri Miliki Stok Padi Tiga Bulan

Jakarta - Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau-Kepri mengungkapkan bahwa saat ini gudang Bulog menyimpan stok beras untuk kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, kebutuhan hingga usai lebaran aman terkendali," kata Kadivre Bulog Riau-Kepri, Faruq Octobri Qomary, di Pekanbaru, Rabu (20/5/2015).

Faruq menuturkan bahwa saat ini Bulog Riau - Kepri sedang menanti pengiriman beras untuk menambah ketahanan stok beras. Beras-beras tersebut dipasok dari luar Sumatera bahkan dari Pulau Jawa.

Pengiriman ini memang agenda rutin untuk mengisi pasokan beras Riau-Kepri, karena wilayah tersebut bukanlah penghasil beras yang banyak. Bahkan tidak memenuhi seperempat kebutuhan beras tahunannya.

Meski diakui tahun ini Bulog berupaya membeli beras hasil pertanian petani Riau, namun belum seberapa jumlahnya.

Ia merinci jika ditotal jumlah stok yang ada saat ini dengan yang akan datang dan akan bongkar di Pelabuhan Dumai, beras digudang Bulog Riau-Kepri mencapai 20 ribu ton. "Kalau kebutuhan perbulannya mencapai 5.000 ton, maka ketahanan stok beras akan mencapai empat bulan," paparnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Bulog selalu siap dalam menyalurkan beras untuk masyarakat miskin (raskin) tiap bulannya. Apalagi jika ada upaya Pemerintah Kota Pekanbaru mempercepat penyaluran untuk menyambut Ramadhan dan Idul Fitri. "Jadi stok beras menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tidak perlu dikhawatirkan," jelasnya.

Berbicara beredarnya isu beras sintetik di Indonesia, ia mengakui sudah mendengar kabar itu, namun untuk wilayah Riau-Kepri Bulog tidak melakukan impor beras dari China. "Kami hanya membeli beras lokal saja," tambahnya. [jin]


source : http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2206050/bulog-riau-kepri-miliki-stok-padi-tiga-bulan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar