Jakarta- Terkait bendera hitam yang dipakainya, terkait hadits akan datangnya kaum Khawarij di akhir zaman yang Alquran tak lebih sebatas kerongkongan mereka, terkait banyak hal yang seolah berhubungan, banyak pertanyaan apakah ISIS merupakan tanda-tanda khusus datangnya kiamat?
Ustadz Ammi Nur Baits pernah mengulas persoalan ini.
Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,
إِنَّبَيْنَيَدَيِالسَّاعَةِفِتَنًاكَقِطَعِاللَّيْلِالْمُظْلِمِ،يُصْبِحُالرَّجُلُفِيهَامُؤْمِنًا،وَيُمْسِيكَافِرًا،وَيُمْسِيمُؤْمِنًا،وَيُصْبِحُكَافِرًا،الْقَاعِدُفِيهَاخَيْرٌمِنَالْقَائِمِ،وَالْمَاشِيفِيهَاخَيْرٌمِنَالسَّاعِي
“Sesungguhnya sebelum kiamat akan terjadi banyak fitnah, seperti sepotong malam yang gelap. Pagi hari seseorang masih mukmin, sore sudah menjadi kafir. Sore hari seseorang beriman, paginya menjadi kafir. Orang yang duduk lebih baik dari pada yang berdiri, yang berjalan lebih baik dari pada berlari. (HR. Ahmad 19730, Abu Daud 4259, Ibnu Majah 3961 dan yang lainnya).
Dan umumnya, fitnah itu muncul dari daerah timur. Iraq, Iran, Asia tengah dan sekitarnya.
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdoa,
اَللَّهُمَّبَارِكْلَنَافِيشَامِنَااللَّهُمَّبَارِكْفِييَمَنِنَا
“Ya Allah, berkahilah daerah Syam untuk kami (kaum muslimin) dan berkahilah daerah Yaman.”
Beliau mengulang-ulang hingga para sahabat mengatakan, ‘Ya Rasulullah, berkahi daerah Iraq.’
Kemudian beliau bersabda, إِنَّبِهَاالزَّلَازِلَوَالفِتَنَوَبِهَايَطلُعُقَرْنُالشَّيطَانِ
“Di sana akan muncul banyak gempa bumi dan fitnah. Di sana terbit dua tanduk setan. (HR. at-Thabrani dalam Mu’jam al-Kubro, 13422, dan perawinya Tsiqqah).
Dalam hadis lain, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَتَقُومُالسَّاعَةُحَتَّىيُقْبَضَالعِلْمُ،وَتَكْثُرَالزَّلاَزِلُ،وَيَتَقَارَبَالزَّمَانُ،وَتَظْهَرَالفِتَنُ،وَيَكْثُرَالهَرْجُ– وَهُوَالقَتْلُالقَتْلُ– حَتَّىيَكْثُرَفِيكُمُالمَالُفَيَفِيضَ
“Tidak akan terjadi kiamat, hingga ilmu dicabut, sering gempa bumi, waktu menjadi pendek, muncul banyak fitnah, dan banyak terjadi al-haraj. Yaitu pembunuhan-pembantaian. Hingga kalian banyak mendapatkan harta dan melimpah. (HR. Bukhari 1036).
Demikian beberapa hadis yang menyebutkan kejadian kiamat. Banyak terjadi fitnah, yang mengancam keselamatan agama manusia.Terutama di daerah Iraq, Iran dan sekitarnya. Dan banyak terjadi pembunuhan dan pembantaian.
Hanya saja, kita tidak bisa memastikan apakah yang dimaksud itu adalah kejadian munculnya ISIS saat ini ataukah kejadian lainnya. Kita tidak tahu. Karena itu, sikap yang tepat, kita biarkan realita ini berjalan dan tidak memberikan komentar, maupun mengkaitkannya dengan kedatangan hari kiamat.
Bisa Jadi tidak Ada Hubungannya
Salah satu kesalahan yang dilakukan sebagian orang, upaya selalu mengintai tanda-tanda kiamat. Setiap ada kejadian menarik, dia sebarkan di tengah masyarakat, ini tanda akhir zaman. Dajjal sudah dekat, Imam Mahdi akan segera keluar, dst. Bahkan ada yang menjadikannya sebagai bahan ramalan. Besok pulau jawa akan terbelah, muncul sungai besar memisahkannya, dst.
Dulu banyak orang tanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kapan kiamat. Dan Allah menurunkan jawaban kepada mereka melalui ayat al-Quran, menegaskan bahwa ini masalah ghaib. Mengetahui kapan kiamat adalah bagian ilmu Allah yang hanya dimiliki Allah.
يَسْأَلُكَالنَّاسُعَنِالسَّاعَةِقُلْإِنَّمَاعِلْمُهَاعِندَاللَّهِوَمَايُدْرِيكَلَعَلَّالسَّاعَةَتَكُونُقَرِيبًا
“Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah”. Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh Jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya.” (QS. al-Ahzab: 63)
Tentu saja, ini termasuk sikap tercela. Karena tujuan adanya banyak peristiwa dan fitnah di akhir zaman, bukan untuk dijadikan bahan perdebatan kapan kiamat. Tapi agar manusia semakin takut kepada Allah. Sehingga berusaha mencari jalan terbaik, untuk kebaikan dunia dan akhiratnya.
Dr. Umar al-Asyqar mengatakan,
فالبحثفيهذاالأمر،والزعمأنالساعةستقعفيعامبعينهتَقَوُّلعلىاللهبغيرعلم،والخائضونفيذلكمخالفونللمنهجالقرآنيالنبويالذيوجهالناسإلىتركالبحثفيهذاالموضوع،ودعاهمإلىالاستعدادلهذااليومبالإيمانوالعملالصالح
“Mencari-cari tanda kiamat, atau meramal bahwa kiamat akan terjadi di tahun sekian, termasuk berbicara atas nama Allah tanpa bukti. Orang yang memperdebatkan hal ini, telah menyimpang dari pelajaran yang disampaikan dalam al-Quran dan sunah nabi, yang mengajarkan manusia agar meninggalkan upaya mengkait-kaitkan tanda-tanda kiamat. Dan mengajak mereka untuk mempersiapkan diri dengan menguatkan iman dan amal soleh.” (al-Yaum al-Akhir, al-Qiyamah as-Shugra, Dr. Umar al-Asyqar, hlm. 121). Allahu a’lam. [ ]
source : http://mozaik.inilah.com/read/detail/2206019/munculnya-isis-tanda-dekatnya-kiamat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar