Rabu, 01 April 2015

Headline - 23:00 DPR 00:02 Komentari Pencoretan Arema dan Persebaya

Jakarta - Komisi X DPR-RI yang membidangi Olahraga, Pendikan, Budaya dan Parawisata, akan mempertanyakan keputusan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang merekomendasikan Arema dan Persebaya tidak ikut kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 .

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi X, Teuku Riefky Harsya saat dihubungi wartawan. Kata Teuku, berdasarkan pasal 74 ayat 2 UU No 42 tahun 2014 Jo UU 17 tahun 2014 tentang MD3, setiap pejabat negara, pejabat pemerintah, badan hukum, warga negara, atau penduduk wajib menindaklanjuti rekomendasi DPR.

"Komisi X DPR akan mempertanyakan keputusan BOPI dalam rapat kerja dengan Menpora RI  yg akan kita gelar minggu depan. Semestinya BOPI sebagai lembaga mandiri yang dibentuk pemerintah menghormati dan menindaklanjuti rekomendasi Komisi X dalam RDPU tgl 26 Maret 2015," kata Teuku Riefky, Rabu (1/4/20125).

"Dimana telah disebutkan pada poin 2, Komisi X DPR RI menekankan bahwa pelaksanaan kickoff ISL 2015 akan dilaksanakan pada tanggal 4 April 2015 yang diikuti 18 klub," tambahnya.

Menpora dan juga BOPI menurut politisi Demokrat itu seharusnya menghargai dan menghormati lembaga negara seperti DPR-RI.

"Kami sebagai wakil rakyat telah menjalankan tugas,fungsi dan kewenangan yang diatur dan dilindungi UU. Semestinya semua pihak terutama institusi negara dalam hal ini Menpora dan BOPI menghargai dan menghormati lembaga negara DPR RI,"pungkasnya.


source : http://bola.inilah.com/read/detail/2192219/dpr-komentari-pencoretan-arema-dan-persebaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar