Jakarta - Pemain Persebaya Surabaya, Evan Dimas berharap kompetisi segera digulirkan. Mantan kapten timnas Indonesia U-19 itu mengatakan dirinya tak mungkin menjadi pemain bulutangkis karena takdirnya sebagai pesepak bola.
Hal itu disampaikan Evan Dimas menyikapi kondisi terkini persepakbolaan Indonesia. Kompetisi Qatar National Bank (QNB) League berhenti total akibat intervensi Kemenpora yang membekukan kepengurusan PSSI.
"Kompetisi harus segera digulirkan kasihan para pemain yang menggangtungkan hidupnya dari sepak bola. Saya ini tidak mungkin menjadi pebulutangkis karena kami pesepak bola," kata Evan Dimas kepada INILAHCOM, Rabu (13/5/2015) malam.
Lanjutnya, akibat kompetisi terhenti, nasib para pemain termasuk dirinya semakin tidak menentu. Padahal, para pemain yang ada tidak hanya menghidupi dirinya sendiri melainkan membiayai keluargannya.
"Kami hanya bermain sepak bola, dan pendapatan kami untuk membiayai kehidupan keluarga kami. Kalau kompetisi berhenti bagaimana mencari nafkah," ujarnya.
"Bukalah hati semuanya untuk sepak bola Indonesia. Kami sudah kepalang basah menjadi pesepak bola. Jangan bertahan dengan ego, pikirkan kami sebagai pemain," tukasnya.[rza]
source : http://bola.inilah.com/read/detail/2204337/curhat-evan-dimas-terkait-kisruh-pssi-menpora
Tidak ada komentar:
Posting Komentar