Kamis, 14 Mei 2015

Headline - 23:00 10 00:01 Muslim Rohingya Tewas, Lainnya Minum Urine

INILAHCOM. Phuket -- Sepekan terkatung-katung di Laut Andaman, akibat ditolak mendarat di Thailand dan Malaysia, 10 Muslim Rohingya mati kelaparan dan lainnya minum urine.

Mengutip sejumlah nelayan Thailand, BBC melaporkan sebuah perahu dengan 350 Muslim Rohingya dan migran Bangladesh ditolak mendarat di Thailand pekan lalu. Mereka berlayar kembali ke Laut Andaman tanpa bekal makanan, air bersih, dan bahan bakar.

Seorang Muslim Rohingya mengatakan mayat-mayat orang-orang yang meninggal dibuang ke laut.

BACA JUGA: RI, Thailand, Malaysia tak Terima Muslim Rohingya

Indonesia, Malaysia, dan Thailand, menolak menerima pengungsi Muslim Rohingya dan migran Bangladesh. Malaysia, Kamis (14/5), menghalau ratusan Muslim Rohingya yang berusaha merapat ke pantai.

Sebelumnya, AL Indonesia memberi bantuan makanan dan air bersih, serta membiarkan perahu kayu Muslim Rohingya melanjutkan perjalanan ke Malayisa.

Bagi Muslim Rohingya, mereka berada pada posisi point of no return. Mereka berlayar dari negara bagian Rakhine, Myanmar -- negeri yang secara rasis menolak mereka -- dengan tujuan Malaysia. Mereka tidak mungkin kembali.

BBC melaporkan mereka yang sempat mendarat di Thailand nyaris putus asa. Salah seorang mengatakan; "Kami memohon makanan dan air bersih."

"Ada banyak wanita dan anak-anak di kapal nelayan tua yang disesaki ratusan orang," lanjutnya.

Chris Lewa, dari Arakan Project, memperkirakan sekitar 6.000 Muslim Rohingya terancam bernasib sama. Mereka terkatung-katung di tengah laut, terancam kelaparan, dan tewas akibat penyakit.

Berbeda dengan Arakan Project, Organisasi Migrasi Interansional (IOM) memperkirakan 8.000 Muslim Rohingya kini terapung tanpa arah di Laut Andaman.


source : http://nasional.inilah.com/read/detail/2204466/10-muslim-rohingya-tewas-lainnya-minum-urine

Tidak ada komentar:

Posting Komentar