Senin, 04 Mei 2015

Headline - 23:00 DPR 00:02 Harapkan Kementan Tutup Impor Jagung

Jakarta - Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Edi Prabowo berharap pemerintah melakukan berbagai hal untuk menutup aksi impor pangan, khususnya komoditas jagung di dalam negeri. Saat impor jagung terus dibiarkan, Indonesia akan mengalami impor pangan lainnya sehingga mimpi swasembada pun tidak terealisasi.

"Kalau dibiarkan terus maka kita akan tinggi impornya. Kalau gitu mari bergabung sama-sama memperbaiki, agar komoditas seperti jagung tidak perlu diimpor," tegas Edi di Jakarta, Senin (04/05/2015).

Edi menilai, tetapi sejauh ini persoalan komoditas pangan dalam negeri masih bisa diatasi. Ia bilang, bahkan saat berkaca dari negara-negara Asia Tenggara, pasokan komoditas pangan Indonesia masih dominan diperoleh dari dalam negeri.

"Hal yang berbeda kalau kita lihat Thailand sekarang. Negara itu dulu bagus sekarang mulai terpuruk karena kelebihan beras 12 juta ton," jelas dia.

Ia pun memberi apresiasi kepada Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman yang menolak melakukan beras dari negara Gajah Putih, Thailand. Mentan menolak 1,5 juta ton beras asal Thailand.

"Saya apraseiasi pak menteri tegas menolak 1,5 juta impor beras, nggak/i> masuk. Yang kita lakukan sudah benar. Lebih baik berpihak kepada petani. Kalau kita terima gimana nasib petani kita," kata dia. [aji]


source : http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2201482/dpr-harapkan-kementan-tutup-impor-jagung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar