Liverpool - Banyak orang menyangka kepergian Steven Gerrard dari Liverpool karena dipaksa oleh klubnya. Kini, sang gelandang mengakui bahwa kepergiannya itu adalah keputusannya.
Gerrard adalah ikon Liverpool masa kini. Sang kapten bergabung dengan akademi pemain muda Liverpool sejak usia tujuh tahun dan belum pernah pindah hingga kini ia berusia 34 tahun. Namun hubungan Stevie G dengan klub kampung halamannya itu tak abadi. Awal musim ini, ia mengumumkan akan meninggalkan Anfield.
Rumor yang berkembang menyebutkan bahwa penyebab kepergian Gerrard adalah paksaan dari Liverpool namun hal itu dibantahnya. Sang gelandang mengaku sudah kehilangan semangat bermain untuk Liverpool.
“Saya rasa tanda-tanda bahwa tahun ini adalah saya akan menjadi pemain tim, jarang bermain. Saya akan masuk sebagai pemain pengganti dan semangatnya berubah. Ini bukan hal yang egois. Masuk sebagai pemain pengganti semangatnya tidak sama (dengan bermain sejak awal) jadi banyak hal berubah tahun ini,” ujar Gerrard seperti dikutip dari ESPN.
“Saat pelatih memanggil Anda ke kantor dan mengatakan bahwa hal itu (kebiasaan bermain sejak awal) akan berubah dan kesempatan itu menjadi terbatas, maka saat itulah Anda membuat keputusan,” ia menambahkan.
Gerrard, yang telah mempersembahkan hampir semua gelar bagi Liverpool kecuali gelar Liga Primer Inggris, tak bisa menerima keputusan itu.
“Bagi saya, saya pergi bekerja pada Senin pagi dan saya menantikan hari Sabtu (hari pertandingan), bersiap untuk bertempur bersama orang-orang yang luar biasa, rekan-rekan yang luar biasa, itulah semangat saya,” ia menjelaskan.
Gerrard telah menandatangani kontrak dengan klub liga Amerika Serikat MLS, Los Angeles Galaxy.
source : http://bola.inilah.com/read/detail/2204223/gerrard-saya-kehilangan-semangat-di-liverpool
Tidak ada komentar:
Posting Komentar