Seoul - Google baru saja membuka kampus Asia pertamanya di Seoul, Korea Selatan, guna membantu wirausahawan pengembang program Internet.
Google berharap, proyek baru itu akan membuka akses bagi program dan aplikasi teknologi tinggi baru buatan Korsel ke pasar dunia, serta akses bagi Google ke pasar Negeri Ginseng itu, demikian lansir VOA News.
Dibandingkan dengan kompleks kampus utama dan kantor pusat Google yang amat luas di California, 'Campus Seoul, A Google Space' hanyalah sebuah proyek kecil.
Berlokasi di sebuah gedung perkantoran di wilayah Gangnam yang trendi, para wirausahawan internet di Korsel berkreasi di ruang terbuka seluas 2.000 m2.
Tetapi, cita-cita Google untuk fasilitas itu jauh lebih besar daripada dimensi fisiknya. Perusahaan teknologi itu ingin mengolahnya menjadi mesin yang menghasilkan inovasi di Asia.
Mary Grove, direktur Google for Entrepreneurs, mengatakan di kampus ini para calon pengembang program internet akan mendapat dorongan, pengajaran, kesempatan untuk membangun koneksi dan bantuan dalam mencari investor.
Ini semua, kata Grove, disediakan gratis dan nantinya akan membantu Google kian menembus pangsa pasar Korsel.
"Google mendapat manfaat jika perusahaan-perusahaan rintisan baru bermunculan. Kami paham bahwa perusahaan-perusahaan baru itu akan memakai internet, menggunakan Google dan produk-produk Google. Jadi proyek ini juga menguntungkan kami," kata Grove.
Korsel adalah satu dari sedikit negara di seluruh dunia yang belum didominasi Google sebagai mesin pencari internet utama. Di negara itu, posisi tersebut dipegang oleh perusahaan lokal Naver.
Google memiliki fasilitas kampus serupa di London, Inggris dan Tel Aviv, Israel. Sejak dibuka tiga tahun lalu di London, kampus Google telah membantu perusahaan-perusahaan rintisan menarik modal lebih dari 110 juta dollar dan menciptakan 18 ribu lowongan kerja.
Google memilih Seoul sebagai lokasi pertamanya di Asia karena kota itu memiliki sambungan internet yang cepat, banyak insinyur berpendidikan tinggi, dan salah satu persentase tertinggi pengguna ponsel canggih di dunia.
Jung-min Lim, direktur kampus Seoul ini, mengatakan pemerintah Korsel juga telah mempermudah orang membuka usaha baru.
Ia mengatakan pemerintah beberapa tahun lalu menghapus banyak peraturan bagi bisnis-bisnis baru dan mengeluarkan kebijakan yang mendorong munculnya banyak perusahaan rintisan.
Presiden Park Geun-Hye hadir dalam pembukaan kampus di Seoul itu. Tahun 2013, pemerintahannya menganggarkan US$3 miliar untuk membantu perusahaan-perusahaan teknologi baru untuk tumbuh dan bersaing di pasar global. [ikh]
source : http://teknologi.inilah.com/read/detail/2203301/google-buka-kampus-asia-pertama-di-seoul
Tidak ada komentar:
Posting Komentar