INILAHCOM. Seoul -- Seorang pejabat pemerintah Korea Selatan membantah kabar pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un membunuh bibi-nya; Kim Kyong-hui, dengan racun.
"Kim Kyong-hui masih hidup," ujar pejabat yang menolak disebut jati dirinya kepada Korea Times.
Kesehatan Kim Kyong-hui (68), masih menurut pejabat itu, memburuk setelah mengundurkan diri dari semua posisi di pemerintahan.
"Kim Jong-un mengeksekusi Jang Song-thaek, suami Kim Kyong-hui," lanjut sumber itu. "Namun, pemimpin tertinggi itu merawat sang bibi dengan baik."
Jang Song-thaek pernah disebut-sebut orang nomor dua di Korea Utara. Desember 2013, Kim Jong-un melucuti semua jabatan Jang Song-thaek, dan mengeksekusinya dengan tuduhan pengkhianatan, faksionalisme, korupsi, dan pelecehan seksual.
BACA JUGA: Kim Jong-un Meracuni Bibinya
"Kim Kyong-hui terkejut dengan eksekusi suaminya. Sejak saat itu kondisi kesehatan dan mentalnya menurun," ujar sumber itu.
"Dia pecandu alkohol, dan mulai menunjukan gejala demensia," lanjutnya.
Namun, demikian sumber itu, Kim Jong-un tidak memiliki alasa membunuh sang bibi. Terlebih, sang bibi memiliki sedikit peluang untuk kembali sehat.
Kabar Kim Kyong-hui diracun muncul dari mulut seorang pembelot bernama Park, dan dipublikasikan CNN. Badan Intelejen Korea Selatan sama sekali tidak dikonfirmasi, atau memberikan konfirmasinya.
source : http://web.inilah.com/read/detail/2204279/pejabat-korsel-bantah-kim-jong-un-meracuni-bibinya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar