Milan - Kembali dipercaya menangani Inter Milan, Roberto Mancini menyebut tugasnya kali ini lebih berat. Ia pun butuh waktu dan kesabaran ekstra untuk membawa I Nerazzurri ke masa jaya.
Pelatih 50 tahun itu ditunjuk menggantikan Walter Mazzarri di bulan November 2014 lalu. Ini merupakan kali kedua Don Mancio menangani skuad Biru-Hitam.
Di kesempatan pertama melatih Inter (2004-08), Mancini berhasil mempersembahkan tiga gelar Scudetto secara berturut-turut (2005–06, 2006–07, 2007–08) serta dua trofi Piala Italia di musim (2004–05, 2005–06).
Namun, di kesempatan keduanya kali ini, mantan pelatih Manchester City itu menyadari tugas dan tantangannya lebih besar dan sulit. Apalagi performa Inter tengah anjlok saat dirinya datang.
"Saat saya datang saya pikir ini akan sulit, tetapi saya tidak tahu ini akan jadi lebih sulit," jelasnya kepada Tuttosport.
Selama dipegang Mancini, Inter belum juga menemukan performa terbaiknya. Mauro Icardi dan kawan-kawan baru meraih lima kemenangan, posisi mereka pun tak jua beranjak dari peringkat kesepuluh. Langkah mereka di kancah Liga Europa juga terhenti di babak 16 besar setelah dihajar Wolfsburg.
Mancini membandingkan dengan sosok Sir Alex Ferguson yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun skuad MU yang tangguh di kancah domestik maupun Eropa.
"Tetapi, di kesempatan pertama saya di Inter punya skuad yang komplit, namun ini berbeda. Sir Alex Ferguson butuh tujuh tahun untuk membuat karya besarnya bersama Manchester United. Inter tidak membutuhkan tujuh tahun, tapi membutuhkan sedikit waktu dan kesabaran."
"Saya bukan pesulap. Kami harus bekerja keras, sedangkan di Italia Anda menginginkan segalanya dengan instan. Bagimanapun juga, kami harus memulai lagi dari kegagalan," ia memungkasi.
Sumber: Sportsmole
source : http://bola.inilah.com/read/detail/2190102/ini-yang-dibutuhkan-mancini-atasi-krisis-di-inter
Tidak ada komentar:
Posting Komentar